Menu Ala Carte berasal dari abad 19. Ketika itu, banyak restoran merasa bahwa makanan banyak yang terbuang, bisa jadi karena pemesan tidak suka dengan sajiannya makanya tidak menghabiskan. Tapi kemudian ada perkembangan dengan mennu yang disebut al a carte.

Jika sebelumnya disebut table d’hote, kemudian menu yang muncul disebut al a carte. Sebenarnya apa dan bagaimana menu tersebut? Ciri khas dan karakternya apa ada? Agar lebih lengkap mari kita simak ulasannya di bawah ini. Semoga bermanfaat. Kita mulai dari asal-usul saja seperti yang disadur dari Hotelier – Rekomendasi Hotel.

Asal-usul Menu dan mengapa lebih mahal?

Berasal dari abad 19, menu ini memiliki arti sesuai dengan kartu. Jika di restoran menu ini biasanya ditulis lengkap dengan deskripsi dan harganya. Menu ini terdiri dari tiga hidangan, yaitu: hidangan pembuka, hidangan utama kemudian penutup.

Dia disajikan ketika ada pesanan saja. makanya selalu fresh dan tidak ready to eat. Hidangan di al a carte biasanya menggunakan bahan berkualitas tinggi.

Mengapa Hidangan ini lebih mahal?

Ada yang bertanya kenapa al a carte lebih mahal dari hidangan biasanya? Pertama karena side dish di sini tidak dihitung. Sehingga pihak restoran menaikkan keuntungan untuk menutup biaya operasional tersebut.

Sebagai contoh kamu pesan steak seharga 500 ribu. Kamu akan dapat:

Hidangan pembuka senilai 50 ribu free + hidangan utama steak 500 ribu + hidangan penutup 50 ribu free.

Aslinya harga steak hanya 400 ribuan, restoran menaikkan jadi 500 dengan menaikkan margin 100 ribu untuk menutup biaya hidangan lainnya. 

Selain itu, hidangan pembuka dan penutup bisa dipesan terpisah. Dari sini pihak restoran harus mengeluarkan biaya lagi. Jika tidak mereka akan rugi.

Al  a carte memang disukai sebagian kalangan. Karena porsinya yang dianggap pas dengan perut. Meski untuk penikmat makanan rakyat umumnya terlalu kecil. Bisa dibayankan! Sebuah steap 200 gram apakah kenyang?

Ciri Khas dan Karakter menu al a Carte

Menu ini punya ciri khas dan karakter. Simak mulai dari karakternya dulu. Berikut karakter dari menu a la carte.

  1. Lebih variatif menunya dibanding table d’hote
  2. Ada makanan pembuka dan penutup dan bisa dipesan terpisah
  3. Selalu hangat karena dimasak ketika ada orderan saja
  4. Ada harga di masing-masing menu
  5. Menu atau makanan dikelompokkan berdasarkan kategori
  6. Ada deskripsi di bawah menu
  7. Harga lebih mahal
  8. Kelebihannya makanan selalu hangat

Di Indonesia, menu model ini banyak juga penggemarnya karena bisa dipesan satuan. Berbeda dengan table d’hote yang sudah sepaket. Sudah paham ya, sekarang? Sekian dan semoga bermanfaat.

By Wingki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *