Menjajal Piramida ala Indonesia di Gunung Padang

Berapa tahun yang lalu, masyarakat nasional hingga internasional sempat dihebohkan dengan pemberitaan akan adanya piramida di kawasan Jawa Barat, Indonesia. Berbagai penelitian pun dilakukan di kawasan seluas 3 hektare yang dikenal sebagai Gunung Padang tersebut. Pemberitaan di berbagai media yang begitu masif, pada akhirnya tidak hanya menghadirkan penelitian yang mendalam untuk Gunung Padang  guna bisa memastikan jenisnya tergolong piramida atau bukan. Lebih luas lagi, dampak pemberitaan tersebut adalah menjamurnya orang-orang yang datang ke Gunung Padang hingga mengubah gunung ini menjadi salah satu destinasi populer untuk wisata di Garut.

Sumber: kompas.com

Sumber: kompas.com

Gunung Padang sebenarnya merupakan salah satu situs megalitikum masyarakat Jawa Barat yang sudah terkenal dari dulu. Bentuknya yang menyerupai punden berundaklah yang membuatnya kian populer sebab terus disama-samakan dengan situs piramida yang ada di Mesir. Tanpa membicarakan benar tidaknya Gunung Padang sebagai sebuah piramida, pemandangan di puncak Gunung Padang akan membuatmu terpukau tiada tara. Bagaimana tidak, gunung setinggi 855 mdpl ini tidak hanya menawarkan panorama di seberang gunung yang ciamik, melainkan juga susunan batu-batu berukuran besar yang merupakan warisan masa megalitikum yang siap membuatmu terbelalak.

Berada di antara Kota Cianjur dan Sukabumi, tidak sulit pula menyambangi destinasi wisata yang satu ini. Selain dengan menggunakan bus, kamu yang tidak suka macet bisa memilih kereta api sebagai moda transportasi. Rute yang dipilih tentu saja kereta api dengan tujuan Sukabumi. Barulah dari stasiun di Sukabumi, kamu dapat melanjutkan perjalanan ke Desa Karyamukti yang jaraknya sekitar 25 kilometer dari stasiun.

Terasa cukup jauh memang perjalanan menuju situs yang satu ini, namun nyatanya pemandangan dan fakta-fakta Gunung Padang yang menantimu akan mengalahkan rasa lelahmu selama di perjalanan. Malahan, jika sudah sekali menjajal gunung yang tidak terlalu tinggi ini, kamu akan ketagihan dan kembali memesan tiket KAI di situs resmi Traveloka dengan tujuan Sukabumi guna bisa mampir kembali ke Gunung Padang.

Masih ragu untuk menjajal gunung cantik dengan pemandangan ciamik ini? Nah, fakta-fakta berikut soal Gunung Padang akan membuatmu semakin teguh untuk segera membeli tiket kereta tujuan Sukabumi agar bisa langsung mampir ke destinasi wisata yang satu ini.

  1.    Situs Punden Berundak Terbesar di Asia

Gunung Padang kerap disebut sebagai piramida karena bentuknya yang menyerupai segitiga. Namun, ada ciri lain situs ini dibandingkan piramida, yaitu segitiganya tidak lurus melainkan berundak-undak. Karena itulah, para peneliti menggolongkan kawasan megalitikum seluas 900 meter persegi ini kawasan pundek berundak. Kerennya lagi, pundek berundak yang tersaji di Gunung Padang merupakan yang terbesar di Asia. Bahkan menurut penelitian lainnya, Gunung Padang adalah pundek berundak terluas di dunia! Sayang dong jika kekeranan tersebut tidak kamu lihat langsung dengan mata kepala sendiri.

  1.    Sajian Bangunan dari Batu-batu Berperekat Semen Purba

Borobudur membuat siapapun tercengang dengan arsitektur bangunan megahnya yang ternyata tidak menggunakan perekat untuk menempelkan antar batu, melainkan dengan teknik puzzle yang rumit. Kamu pun harus siap-siap terperagah ketika melihat bangunan-bangunan batu di Gunung Purba yang sudah menggunakan semen sebagai perekatnya. Secara tidak langsung, semen-semen tersebut menunjukkan teknologi tinggi yang telah dimiliki oleh manusia purba yang telah membangun pundek berundak ini. Hanya saja, memang bahan semennya berbeda dengan semen modern saat ini. Semen purba yang digunakan perekat batu-batu di Gunung Padang terbuat dari tanah liat, besi, dan silika. Bisa membayangkan betapa majunya pemikiran manusia kuno yang telah membangun pundek berundak ini, bukan?

  1.    Berasal dari Peradaban 25.000 SM?

Meskipun masih kontroversial, banyak peneliti yang telah lama mempelajari Gunung Padang memandang situs megalitikum yang satu ini berusia sangat tua. Bahkan disebut-sebut, usia peradaban yang membangun pundek berundak terbesar di Asia ini melebihi umur peradaban Mesopotamia maupun Mesir yang selama ini dianggap sebagai yang tertua. Salah satu pernyataan mengenai usia Gunung Padang berasal dari Badan Tenaga Atom Nasional milik Amerika Serikat. Lembaga ini cukup terkejut ketika mendapati hasil riset mereka terdapat karbon yang ada di titik-titik Gunung Padang menunjukkan usia Gunung Padang yang lebih dari 11.000 tahun. Dengan demikian, peradaban yang membangunnya tentu lebih tua lagi.

Berbagai fakta tersebut mungkin akan membuatmu tercengang dan semakin penasaran dengan situs yang satu ini. Akan tetapi, panorama alam yang cantik dan situs yang eksotis tetap menjadi jualan utama Gunung Padang untuk menarik minat para turis mengunjunginya. Kamu pun, apakah sudah benar-benar penasaran dengan gunung yang satu ini? Tidak ada salahnya untuk segera merencanakan liburanmu yang selanjutnya gunung menjajal manisnya pesona Gunung Padang yang berlokasi di Garut ini, bukan?

Menjajal Piramida ala Indonesia di Gunung Padang | Makka El Fatih Setiawan | 4.5