8 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia

Negara Penghasil Kopi Terbesar di DuniaKopi adalah salah satu minuman favorit di dunia. Kopi dihasilkan dari hasil pengolahan dan ekstraksi biji kopi. Tanaman kopi merupakan komoditas tanaman unggulan yang dibudidayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. kopi dapat dikatakan sebagai komoditas unggulan kedua yang diekspor oleh beberapa negara berkembang. Berdasarkan pada konfrensi PBB mengenai perdagangan dan pembangunan periode 1970-1998, Kopi telah diperdagangkan di pasar komoditas dan Exchanged Traded Fund  (ETF).

Sudah menjadi rahasia umum, kopi mengandungan cafein yang sangat tinggi. Bagaimana tidak, dalam secangkir kopi saja terkandung 85 mg cafein. Peran cafein adalah memberikan efek pada psikomotor, sehingga dengan meminum kopi maka tubuh kita akan tetap terjaga dan memberikan efek fisiolis berupa peningkatan energy, itulah sebabnya mereka yang ingin begadang memilih untuk mengkonsumsi kopi. Selain itu, dalam kopi juga terkandung antioksidan yang berperan membantu tubuh dalam menangkal efek pengrusakan radikal bebas. Beberikut ini adalah beberapa negara yang diselempangi sebagai penghasil kopi terbesar di dunia.

copy

Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia

  • Peru. Tahun lalu posisi negara ini memang di luar sepuluh besar, hanya saja komoditas kopi yang terus mengalami peningkatan di negara itu membuat negara ini meringsak ke sepuluh besar sebagai negara penghasil kopi terbesar di dunia dengan menggeser posisi Meksiko. Biji kopi yang dapat diproduksi oleh Peru pata tahun ini adalah sekitar 198 ton biji kopi, berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya memproduksi 173 ton biji kopi.
  • Guatema. Guatema adalah negara penghasul kopi terbesar di dunia berikutnya. Guatemala mulai mengembangkan komuditas kopi pada era 1850-an. Tidak menunggu lama, kopi pun menjadi komoditas ekspor primadona di Guetamala. Di atas 60 persen produksi kopi di Guetamala adalah diekspor. Penyakit yang menyerang tanaman kopi di Guetamala tahun 2013 silam mendatangkan kerusakan pada angka 70-90 persen tanaman kopi di Guetamala. Guetamala mampu memproduksi 198.6 ribu ton biji kopi
  • Uganda. Negara yang satu ini adalah habitat asli tanaman kopi Rabusta (Coffea canephora). Adapun kopi jenis lain seperti halnya kopi arabika baru dikenal oleh Uganda sekitar tahun 1900-an. Sejak tahun 1980-an, komoditas kopi menjadi komoditas yang keberadaannya sangat penting di negara Uganda. Kita negara Uganda sedang gencang mengembangkan kopi robusta yang merupakan kopi asli asal negara penghasil kopi terbesar di dunia tersebut. Uganda berhasil memproduksi 240 ribu ton viji kopi, mengalami peningkatan drastic dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 226.4 ribu ton.
  • Honduras. Negara ini mulai mengembangan kopi sudah cukup lama, yakni sekitar tahun 1404 berasal dari tanaman yang berada di Pulau Karibia. Adapun bibit kopi yang berkembang di kepulauan Karibia ini diduga berasal dari Pulau Martiniqueyang dibawa oleh Prancis, dari negeri kincir angin, Belanda. Hingga abad ke-20 hasil perkebunan maha penting di Honduras adalah pisang. Baru pada abad ke-21 komoditas kopi mampi menyalip pisang sebagai hasil perkebunan terpenting di Honduras. Honduras mampu menghasilkan 324 ribu ton biji kopi, sama halnya dengan tahun sebelumnya yang menyentuh angka tersebut.
  • India. Tanaman kopi pertama kali memasuki India pada tahun 1695 yang konon dibawa oleh penziarah yang baru kembali haji dari Mekah dan Madinah. Chickmaglur, daerah pegunungan di Mysoradalah temoat dikembangkannya tanaman kopi di India. Tepat tahun 1890 kopi, bangsa kulit putih Inggris pun membuka perkebunan kopi di sana. Sekitar 92 persen tanaman kopi di India terdapat di tiga propinsi, yakni  Karnataka, Kerala, dan Tamilnadu. Sama halnya dengan di Indonesia, kopi pertama yang berkembang di india adalah kopi arabika. Namun, kini kopi arabika sudah tergeser dengan kopi robusta. Kopi ini mendominasi di India, karena menyentuh angka 64 persen. India di tahun ini berhasil memproduksi 350 ribu ton biji kopi, sebelum tahun sebelumnya hanya mencapai 326.4 ribu ton.
  • Etiopia. Negara Etiopia adalah tempat kopi arabika berasal. Sudah berabad-abad lamanya kopi menjadi komoditas penting di Ethiopia. Asal tanaman kopi memang dari negara ini, namun yang memperkenalkan minuman kopi adalah negara Arab. Kopi yang dari Etiopia di bawa ke Arab oleh para saudagar, untuk kemudian disebarkan ke seluruh dunia oleh bangsa Eropa. Tahun ini Etiopia mampu memproduksi kopi menyentuh angka 402 ribu ton biji kopi, setelah sebelumnya berhasil memproduksi 397.5 ribu ton.
  • Indonesia. negara kita Indonesia dinobatkan sebagai negara penghasil kopi terbesar ke-4 di Dunia. Pada abad 17 silam, Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar di dunia. Kopi yang terkenal di Indonesia pada saat itu adalah kopi Jawa. Tanaman kopi dibawa oleh Belanda sekitar tahun 1669. Tanaman kopi generasi pertama di Indonesia merupakan kopi arabika, namun karena terkena serangan penyakit, jenis kopi pun berganti menjadi liberika untuk kemudian berganti lagi menjadi Robusta. 83 persen dari total produksi kopi di Amerika merupakan kopi robusta. Sedangkan 17 persennya adalah kopi liberika dan excelsa. Tahun ini Indonesia berhasil memproduksi 691 ribu ton biji kopi, mengalami peningkatan 19 persen dari tahun sebelumnya yang hanya mencapi 660 ribu ton biji kopi.
  •  kolombia. Tanaman yang sudah dikembangkan sejak tahun 1790 ini pun kini menjadi komoditas terpenting di Kolombia.

Baca juga : Bahasa yang Paling Banyak Digunakan di Dunia

Itu adakah beberapa negara penghasil kopi terbesar di dunia, dan Indonesia adalah salah satunya guys. sebagaimana dijelaskan di atas, kopi adalah komoditas andalan bagi negara berkembang seperti negara kita Indonesia.

8 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia | Ira Nurhasanah | 4.5